Thursday, January 30, 2014

Mengenal Usaha Budidaya Ikan Tawes

Pengenalan Jenis Ikan Tawes
Nama daerah dari ikan tawes ini adalah wader atau putihan, selama ini nama spesiesnya puntius javanicus dan puntius goniotatus, dan masuk dalam genus puntius.

Gambar 1. Ikan Tawes
Ordo : Ostariophysi
Famili : Cyprinidae
Genus : Puntius
Spesies : Puntius javanicus

Ikan ini memiliki ciri-ciri, badan memanjang, pipih kesamping (kopressed), bentuk punggung merupakan busur, tinggi badan 1 : 2,4 - 2,6 kali panjang standar. Mocong runcing, mulut terletak di ujung terminal (tengah) kecil dan mempunyai dua pasang sungut yang sangat kecil.

Permulaan sirip punggung berhadapan dengan sisik garis rusuk yang kesepuluh sirip punggung berbentuk seperti jari-jari. Sirip dubur bercagak, permulaan sirip ini berhadapan dengan sisik line lateralis ke-19, sirip ekor bercagak dalam dengan lobus membulat, sisik garis rusuk (line lateralis) berjumlah 29-31.

Sisik berwana putih keperak-perakan, di bagian punggungya warna lebih gelap sedangkan dibagian perut berwarna lebih putih, dasar sisik kelabu sampai gelap.

Minimal ada 4 jenis ikan tawes yang pernah ditemukan diperairan, meskipun masih ada beberapa diantaranya yang sulit ditemukan karena populasinya tidak begitu banyak, selain jarang masyarakat yang membudidayakanya, kehadiranya atau keberadaanya sering di abaikan. Namun ada juga jenis-jenis yang sudah sangat umum dan banyak ditemukan diperairan karena juga sudah bisa dibudidayakan oleh masyarakat. Malah jenis-jenis inilah yang menjadi bentu umum ikan tawes.

Adapun keempat jenis ikan tawes tersebut dapat disebutkan antara lain:

Tawes Biasa
Ikan ini memiliki sisik yang berwarna kelabu dan sudah menjadi bentuk umum dari tawes yang yang sering di budidayakan di masyarakat. Tawes ini dengan mudah ditemukan pada para petani ikan diseluruh Indonesia, misalnya, jakarta, jawa barat, jawa tengah,(Ngrajek,Muntilan), dan lain-lain tempat.

Tawes Bule
Ikan ini memiliki sisik albino, dan jarang terdapat diperairan umum maupun dikolam-kolam masyarakat, namun ikan ini diduga mulai ada sejak tahun 1936.

Tawes Silap
Tawes silap mempunyai sisik yang berwarna putih kelabu, seperti tawes biasa, namun sisik yang berwarna putih ini bercampur dengan sisik yang berwarna keperakan, sehngga sulit membedakan ikan tawes silap ini dengan ikan tawes biasa. Seperti halnya ikan tawes bule, ikan tawes silap ini pun jarang ditemukan.

Tawes Kumpay
Seperti halnya ikan mas kumpay, ikan tawes kumpay mempunyai sirip dada dan sirip ekor yang relatif panjang. Ikan ini berwarna putih kelabu dan jarang ditemukan di kolam petani maupun di perairan umum.

Kebiasaan Hidup Ikan Tawes Di Alam
Ikan tawes ini pada alam aslinya merupakan ikan penghuni sungai yang biasanya bearus deras. Ikan ini mempunyai ketahanan hidup diair payau hingga 7 permil. Sebagai buktinya, ikan ini berkembang pesat di cengkareng (jakarta), yang dikenal berair asin sehingga ikan ini sangat cocok ontuk di pelihara diwaduk-waduk, kolam dengan air agak asin, dan sawah. Pada penebaran bibit ikan didaerah jawa tengah, waduk gajah mungkur misalnya, ikan tawes dipilih sebagai ikan yang diharapkan dapat tumbuh dan berkembang dengan biak.

Kebiasaan Makan Ikan Tawes
Banyak orang yang menyangka ikan tawes ini sebagai ikan pemakan segala, ini mungkin dikarenakan ikan ini dapat menerima makanan dalam bentuk apapun. Namun kalau kita telusuri lebih jauh akan ketahuanlah bahwa ikan sungai ini lebih banyak memakan tumbuhan-tumbuhan air seperti hydrilla verticillata Ipresl dan ceratophyllum demersum L, dan lain-lainya.

Ikan dewasa juga sering di temukan memakan daun-daunan tanaman darat seperti daun singkong, rumput-rumputan lunak. Larva memakan alga bersel satu (unicellular) dan Zoo Plankton yang halus. Sedangkan ikan dan benih-benih dan ikan dewasa memakan tumbuhan air, dengan melihat kebiasaan makan bahwa ikan tawes tergolong sebagai herbivora dan bukan omnivore.

Kebiasaan Berkembang Biak
Ikan tawes di kenal sebagai ikan yang mudah berkembang biak di alam, oleh karenanya tidak sulit juga mengembangkanya dikolam pemeliharaanya. Ikan ini dialam pada umumnya berbiak pada awal musim hujan, saat permukaan air naik yang menibulkan rangsangan karena adanya bau tanah, namun demikian ikan ini mudah dikawinkan disetiap saat tanpa mengenal musim dengan terlebih dulu melakukan manipulasi lingkungan.

Dialam ikan ini mulai matang kelamin pada umur yang relatif muda sekitar satu tahun, pada ikan jantan kematangan kelamin terjadi lebih cepat, yaitu sekitar 6-8 bulan. Ikan ini dapat dikembangkan tanpa mengalami kesulitan pada tempat berketinggian tidak lebih dari 1.100 m dari permukaan air lau, namun dari penelitian lebih jauh diperoleh keterangan bahwa ikan ini sangat jika dibiakan pada tempat dngan ketinggian tidak lebih dari 500 m dpl.

Jika akan melakukan pemijahan, ikan ini tidak memerlukan alat bantu khusus untuk mempercepat proses pemijahan atau pun untuk melindungi telur-telurnya. Ini dikarenakan ikan tawes mempunyai telur yang bersifat demersal atau melayang didasar kolam. Sama sekali tidak berperekat seperti halnya telur ikan mas, maka bila air kolam tersebut kita gerakan telur ikan tawes yang tengelam di dasar kolam akan kembali melayang. Karena sifat telurnya yang demikian itu, maka untuk pemijahan ikan tawes secara terkontrol yang mempergunakan rangsangan exstra kalenjar hipofisa, telur-telurnya biasanya diteteskan pada corong penetasan yang dilengkapi dengan aliran air dari bawahnya, cara itu tidak lain untuk menjaga agar telur-telur ikan tawes tetap mengapung dan tidak terkumpul didasarnya yang menyebabkan telurnya membusuk.

Memilih Induk Ikan Tawes
Meskipun ikan tawes tersebut sudah diketahui bisa dipijahkan pada umur 6 bulan untuk jantan dan setahun untuk ikan betina, namun sebaiknya mempergunakan induk yang berumur lebih dari sepuluh bulan untuk jantan dan 14 bulan untuk betina. Induk jantan yang di pergunakan untuk pemijahan sebaiknya jangan terlalu tua dan tidak terlalu sering dikawinkan, sebagai batas yang ideal maka sebaiknya induk betina tidak lebih 6 kali perkawinan. Ikan yang sudah tua biasanya berwarna kusam, tidak becahaya sisiknya, selain harus cerah sisiknya pun harus tersusun dengan teratur dan relatif besar, jangan ada cacat pada badanya, sebab dikhawtirkan akan menularkan pada keturunanya. Sebaiknya dipilih induk yang gesit gerakanya yang menandakan badannya sehat.

Selain harus berbadan sehat persyaratan bentuk tubuh pun harus dipenuhi bagi ikan yang akan memasuki kolam pemijahan. Badan dilihat punggunya harus tinggi terlihat kokoh , dan tak terlihat adanya tulang yang bengkok atau cacat pada bagian insang, bentuk kepala membulat dan panjang dengan lubang anus terletak jauh di belakang, ini biasanya terlihat pada induk betina yang sudah matang gonad, ditambah lagi perut betina ini biasaya membulat jika sudah dipenuhi dengan telur, tingkah induk betina yang matang telur biasanya jinak sedangkan induk jantan sebaliknya, gesit, galak, sedikit garang dan terlihat enerjik.

Untuk membedakan induk jantan dan betina ikan tawes selain perbedaan bentuk perut bagi yang sudah matang gonad dapat juga dengan meraba pipi ikan yang akan dijadikan induk. Induk jantan mempunyai pipi yang kasar sedangka induk betina mempunyai pipi yang halus.

Ikan jantan yang telah matang gonad akan mengeluarkan cairan berwarna putih seperti santan yang tidak lain adalah sperma, apabila kita mengurutnya dari arah perut kelubang dubur. Sedangka induk betina yang sudah matang gonad akan menunjukan bentuk badan jelek karena mengembangya perut selain kearah samping juga kearah perlepasan. Selain itu juga pada lubang gental berwarna kmerah-merahan atau terdapat bintik merah sebelah belakangnya. Kalau kita menyepatkan diri untuk meraba perutnya ikan matang kelamin biasanya perutnya kenyal dan tidak mengembang.

Pemijahan Ikan Tawes di Kolam
Seperti kenyataan ikan yang tergolong keluarga cyprinidae, ikan tawes pun memerlukan pemasukan air yang baru dan segar selama proses pemijahan. Selain air baru tersebut kolam yang akan dipergunakan untuk pemijahan harus mendapatkan perlakuan khusus terlebih dahulu ini bertujuan agar pelaksanaan pemijahan dapat berlangsung dengan baik tanpa hambatan.

Seperti telah di singgung di atas, ikan tawes mempunyai telur yang bersifat demersal atau melayang didasar kolam. Maka tidak perlu disediakan alat penempel telur apapun bahan pembuat sarang karena induk ikan tawes ini tidak punya keahlian atau merawat keturunanya. Tetapi bukan berati kita boleh becerobah begitu saja dalam mempersiapkan kolam pemijahan justru disinilah kita ditantang untuk berfikir praktis namun tepat dalam menyediakan tempat pemijahan dengan melihan terlebih dahulu kebiasaan berkembangnya dialam.

Pembuatan Kolam
Membuat sebuah kolam pada jakikatnya adalah membuat suatu pematang yang kokoh, yang mampu menahan masa air yang besar, oleh karena itu faktor tanah yang merupakan bahan baku maupun dasar dari kontruksi kolam yang akan dibuat, haruslah mendapatkan perhatian dalam pembuatan kolam ini.

Untuk mendapatkan kolam yang memenuhi syarat teknis yaitu mudah di isi air dan dikeringkan, haruslah dengan memadukan antara kegiatan pengalian tanah dan penimbunan tanah, kegiatan ini peting dilakukan dan di perhatikan khususnya bagi yang pertama kali akan membangun kolam di pekarangan karena sangat berpengaruh bukan saja dari segi teknis yaitu sesuai tidaknya kolam tersebut, tetapi juga akan menyangkut anggaran pengeluaran yang sia-sia jika terjadi kesalahan. Bayangkan saja jika kita harus mengali tanah sedalam satu meter, ditambah lagi harus membuang tanah ketempat yang jauh, padahal dua kegiatan tersebut bisa dilakukan dengan seirama, dalam arti kata tanah yang digali hanya separuhnya dengan tambahan penimbunan tanah hasil galian itu sendiri untuk mendapatkan kolam yang sesuai dengan kedalaman yang dikehendaki ada juga orang yang membuat kolam dengan jalan membangun pematang hasil timbunan tanah yang entah didapat dari mana, tentu saja perkerjaan ini membutuhkan biaya yang tidak sedikitpadahal itu tidak begitu di butuhkan dalam kegiatan budidaya.

Kontruksi Kolam Pemijahan
Karena selama proses perkawinan harus ada pengantian air atau dengan kata lain pemasukan air baru maka konsetrasi kolam harus ada pintu pemasuk air yang berhubungan langsung dengan saluran permukaan air, dan pintu permukaan air yang juga harus berhubungan dengan saluran pembungan, air yang dipergunakan sedapat mungkin berasal dari saluran pemasukan air, ini dimaksudkan untuk mendapatkan air yang segar dalam arti beum tercemar oleh gas-gas yang tidak dikehendaki dan masih kaya akan oksigen.

Bentuk kolam sebaiknya empat persegi panjang dengan luas tidak kurang dari 200 m2. Dasar kolam sebaiknya tidak terlalu berlumpur karena akan menyebabkan telur tidak menetas jika tertutup lumpur, dasar kolam pemijahan dibuatkan kemalir atau saluran tengah yang berukuran lebar 40 cm dan dalam 20 cm, yang menghubungkan pintu pemasukan dan pengeluaran air. Saluran ini berguna pada saat penangkapan benih nantinya, karena benih dapat berkumpul disaluran ini sehingga mudah mengurusnya, jika kemalir ini tidak beres alamat akan banyak korban berjatuhan pada saat penangkapan benih, kemalir ini harus mengikuti kemiringan kolam yaitu bagian terendah terletak pada pintu pengeluaran air, dasar kemalir hurus sama dengan dasar pintu pengeluaran ini dimaksudkan bila kolam dikeringkan atau pada saat penangkapan benih, air berjalan dengan lancar dan kolam dapat dikeringkan seluhnya tanpa ada air yang tersisa, jika dasar pintu pemasukan terletak lebih tinggi dari dasar kemalir, maka pada waktu penangkapan benih dilakukan akan mengalami gangguan karena benih tidak dapat berkumpul dikemalir.

Persiapan Pemijahan Ikan Tawes
Dalam pesiapan pemijahan berbeda dengan ikan emas yang membutuhkan luas kolam hanya beberapa meter persegi ikan tawes ini membutuhkan kolam yang relatif luas untuk pemijahanya yaitu berkisaran 200-300 m2, harap maklum saja kolam pemijahan ikan tawes ini dipergunakan juga sebagai kolam penetasan dan pedederan atau, lebih tepatnya perawatan benih. Jika kalau diumpamakan kolam pemijahan ikan tawes seperti ini kolam pendederan ikan mas yang dipergunakan untuk mempertemukan induk jantan dan betina. Pengeringan dasar kolam dilakukan selama 2-3 hari namun harus dijaga agar dasar kolam ini akan menyebabkan sebagian telur tawes yang jatuh kedalamnya akan tertutup lumpur, setelah kering air mulai dimasukan pada pagi hari, jika air telah mencapai kedalaman 20 cm, induk sudah boleh dimasukan, namun pemasukan air masih terus dilakukan dan monnik diatur agar ketinggian air tetap 70 cm dibagian pengeluaran dan 40 cm di bagian pemasukan, pintu pemasukan air ini sedapat mungkin ditepatkan agak ketengah kolam mengingat ikan tawes ini punya kebiasaan unik mengejar arus, sehingga sering kali melncat keluar kolam.

Pemijahan Ikan Tawes
Pada jam 16.00 pemasukan air kedalam kolam diperbesar untuk memberikan rangsangan alami pada ikan tawes ini, biasanya pada saat itu induk sudah mulai berkejar-kejaran didalam kolam. Banyaknya induk tawes berdasarkan perbandingan berat, biasanya jumlah induk jantan lebih banyak karena ukuran masih relatif kecil pada saat matang kelaminya.

Jika tidak ada aral melintang dan penyimpangan yang prinsipal maka ikan tawes tersebut akan memulai misinya pada sekitar jam 19.00-22.00 yang biasanya ditandai dengan suara berdengungap seperti indian apache melakukan peryerbuan. Pemijahan ini biasanya terjadi ditepi yang dangkal didepan pintu pemasukan air , ini sangat menguntungkan karena telur yang hanyut keluar kolam dapat dicegah. Namun tidak jarang pemijahan ini terjadi justru didekat pengeluaran air, dan ini yang sangat tidak diharapkan karena sebagian telur akan hanyut terbawa air. Rupanya ikan rawes ini akan memijah di tempat yang dekat dengan bunyi air, untuk menghindarka pemijahan ini ditempat yang tidak diinginkan.

Ikan tawes yang telah selesai memijah tetap di biarkan di dalam kolam pemijahan bersama dengan telur-telurnya, telur ikan tawes ini akan menetas dalam tempo yang relatif singkat sekitar 13 jam, pada suhu antara 24-23oc . penetasan yang relatif singkat ini dimungkinkan karena telur ikan tawes berdinding sangat tipis. Makanan tambahan bagi induk diberikan dedak, daun singkong, kangkung, dan sebagainya. Anak-anak ikan yang sudah bersama –sama induknya tersebut juga diberikan makanan tambahan dedak halus. Dan setelah 25 hari barulah kolam boleh dikeringkan untuk dipanen benihnya. Sedangkan induk-induk ikan dikembalikan kekolam pemeliharaan induk untuk menunggu kematangan telur induk betina sehingga kembali dipijahkan.

Penetasan Telur
Setelah terjadi proses pemijahan pada indukan tawes, proses berikutnya adalah penetasan telur.
Hal-hal yang perlu dicermati pada tahapan penetasan telur yaitu :
§ Setelah induk ikan tawes bertelur, air yang masuk ke kolam diperkecil agar telur-telur tidak terbawa arus, penetasan dilakukan di kolam pemijahan juga
§ Pagi hari diperiksa bila ada telur-telur yang rnenumpuk di sekitar kolam atau bagian lahan yang dangkal disebarkan dengan mengayun-ayunkan sapu lidi di dasar kolam
§ Pada umumnya, telur ikan tawes menetas semua setelah 2-3 hari
§ Dari ikan hasil penetasan dipelihara di kolam tersebut selama kurang lebih 21 hari

Pemungutan Hasil Benih
Setelah telur ikan menetas semua dan benih berkembang, benih ikan siap berumur 21 har ini siap diangkat. Dalam pengangkatan benih ini perlu diperhatikan hal-hal berikut :
· Sebaikknya proses pemanenan dilakukan pada pagi hari
· Pemanenan dilakuakan dengan cara menyurutkan/mengeringkan kolam
· Setelah benih berada dikamalir/dicaren, benih ditangkap dengan menggunakan waring atau seser
· Selanjutnya benih ditampung di hapa yang telah ditempatkan di saluran air mengalir dengan aliran air tidak deras
· Benih lersebut selanjutnya dipelihara lagi di kolam pendederan atau dijual.

Pendederan
Bibit yang diperoleh selanjutnya dipelihara kembali atau dikenal dengan istilah pendederan.
Ø Mula-mula kolam dikeringkan selama 2-3 hari
Ø Dilakukan perbaikan pematang, pembuatan caren/saluran
Ø Kemudian, dasar kolam diolah dicangkul, kemudian dipupuk dengan Urea & SP 36 sejumlah 10gr/m2 dan pupuk kandang 1 – 1,5 kg/m2 tergantung kesuburannya.
Ø Setelah kolam dipupuk kemudian diairi setinggi 2-3 cm dan dibiarkan 2-3 hari kemudian air kolam ditambah sedikit demi sedikit sampai kedalaman 50 cm
Ø Kemudian benih ditebar di kolam pendederan dengan padat tebar 10-20 ekor/m2
Ø Pemeliharaan dilakukan kurang lebih 3 minggu – 1 bulan.
Ø Selanjutnya dapat dipanen dan hasil benih dapat dijual atau ditebar lagi di kolam pendederan II.
Dalam pembibitan ikan tawes ini, penjualan bibit ikan dapat dilakuakan dalam beberapa kurun waktu tergantung dari permintaan

Pembesaran Ikan Tawes
Pembesaran ikan tawes biasanya dilakukan dengan menebarkan benih yang berukuran 8 cm dengan kepadatan 3-4 ekor/m2, atau bisa juga dilangsungkan dari pendederan ikan yang berukuran 5 cm . ketinggian air dikolam ini berkisaran antara 40-60 cm dengan aliran air yang stabil dan debit air yang tidak terlalu besar . pembesaran ikan tawes ini dimaksudkan untuk mendapatkan ikan yang berukuran komsumsi dan jika memungkinkan mendapatkan indu-induk tawes baru. Pembesaran biasanya berlangsung cukup panjang yaitu antara 4-6 bulan, makanan tambahan harus diberikan setiap hari misalnya daun singkong, kangkung , dan dedak. Pemberian daun-daunan cukup diberikan dibeberapa tempat, tanpa perlu menyebarkan diseluruh permukaan kolam, sedangkan pemberian makanan dedak dapat disebarkan merata keseluruh kolam. Pemberian makanan ini sebaiknya dilakukan disore dan pagi hari. Ikan-ikan tawes sangat kelihatan sekali rakusnya sedang diberikan makanan tambahan.

Setelah ikan berumur 6 bulan sudah dapat dilakukan pemanenan atau dijadikan ikan lauk di meja makan, jika produksi ikan tawes meningkat maka jalan penyelamatanya selain sebagian di ambil sebagai induk baru, dapat juga diawetkan sebagai ikan asin yang sangat digemari oleh masyarakat, untuk pemasaran ikan tawes ini tidak begitu susah karena ikan ini sudah lama dikenal oleh masyarakat dan cukup banyak peminatnya.

DARTAR PUSTAKA
http. Kontruksi Kolam Budidaya Ikan Tawes. Com. Pdf. Di Ungah Pada Tanggal 5 Oktber 2011. Pekanbaru Tehnik Budidaya Ikan air Tawar Dipekarangan. Com.
SUSANTO, HERU. Budidaya ikan di pekarangan. Jakarta: penebar Swadaya, 2003.150 Hal.
WWW. Budidaya Ikan Air Tawar. Com. Pdf, Di Akses Pada tanggal 8 Oktober 2011. Pekanbaru
WWW. Usaha Budidaya Dipekarangan Rumah. Com. Di Akses Pada Tanggal 8 Oktober 2011. Pekanbaru
http://nardy-nardi.blogspot.com/2011/12/budidaya-ikan-tawes-diperkarangan.html

Industri Serok Desa Mekarwangi Menembus Ekspor

Lima orang pria duduk berdekatan di halaman sebuah rumah yang terletak persis di pertigaan Jalan Desa Mekar Wangi, Kecamatan Tanah Sereal, Bogor. Mereka terlihat sibuk dengan bagian pekerjaan masing-masing sehingga tidak saling menyapa, serius dengan pekerjaan memasukkan potongan seng ke dalam " mesin cetak manual, menganyam dengan kawat baja membentuk jaring, serta memotong kawat nyamuk lalu mengikatnya kuat mengikuti lingkaran kawat yang dilengkapi pegangan kayu.

Demikian aktivitas di "pabrik" pembuatan serok, sebuah industri rumah tangga di Desa Mekar Wangi RT 02/14. Sepuluh tahun lalu aktivitas membuat serok itu menjadi pemandangan yang biasa di sana, sehingga kampung itu terkenal dengan pembuat serok..

Lebih dari 50 kepala keluarga (KK) menggeluti usaha industri rumah tangga ini sebagai mata pencaharian. Belakangan usaha itu banyak yang gulung tikar dengan beragam alasan. Kurang dari 10 yang masih bertahan samapi sekarang.

Aminah (55) adalah salah satu pemilik usaha pembuatan serok yang masih bertahan. Bisnis ini terkesan jalan di tempat dan sulit berkembang lantaran pengeloaan yang masih tradisional. Pangsa pasar yang terbuka lebar ini tidak bisa diambil karena terbentur kendala. Modal dan sumber daya manusia (SDM) yang membuat dirinya terseok-seok untuk mengembangkan usahanya itu.

Mereka banyak keluar dan memilih kerja bangunan," ujar Aminah ditemui di rumahnya beberapa waktu lalu.

Sudah 27 tahun nenek tiga cucu ini menjalankan usaha serok ini bersama Manaf (75), suaminya. Dengan ketekunan mereka menjalankan usaha ini, sehingga saat ini memiliki 12 karyawan.

Semua itu berangkat dari modal awal menjual kambing dari mertua seharga Rp 200. 000. Hasil penjualan kambing itu digunakan sebagai modal membeli kawat dan bahan baku pembuat serok. Idc serok menjadi pilihan usahanya ini untuk menjalankan amanat dari bapak mertuanya. "Bapak bilang bikin serok aja, ini modalnya," ujar Aminah.

Sebelumnya Aminah merupakan buruh tani yang mendapat upah harian. Kemudian dia menikah dengan Manaf dan meninggalkan sawah unutk berdagang makanan keliling. Setiap pagi dia menjual gorengan atau nasi uduk berkeliling dari kampung ke kampung. Kegiatan itu berjalan dua tahun. "Capek kalau dagang, jam 2 pagi sudah ke pasar belanja, terus masak. Sore baru selesai," ujarnya.

Namun setelah suaminya merintis usaha membuat serok, Aminah pun mendampingi. Awalnya, serok itu dibuat oleh pasangan suami-istri ini sendiri. Adapun bentuk dan ukuran serok itu merupakan kreasi mereka dengan melihat contoh yang sudah tersedia. "Biasanya kalau lagi lewat di pasar lihat bentuk panggangan nanti di gambar sama bapak," ujarnya.

Usaha yang dijalani ini relatif tanpa kendala. Selain membutuhkan karyawan baru dan modal untuk mengembangkan usaha, saat ini setidaknya mereka memproduksi 50 lusin serok per hari, campuran dari jenis laba-laba dan kawat ram beragam ukuran, yang dikirim ke agen di daerah Balimester, Jatinegara.

Angka produksi itu itu menghasilkan omzet Rp 1,5 juta perh ari dengan asumsi harga jual Rp 27. 000 per lusin. Mengacu omzet harian itu, bisnis yang dikelola Aminah menghasilkan omset Rp 45 Juta per bulan. Dari hasil itu, dirinya bisa membangun rumah seluas 300 meter persegi, kontrakan dua pintu, rumah anak, membeli sepeda motor, dan menyekolahkan anak sampai perguruan tinggi.

Ekspor

Usaha membuat serok ini mengalami masa keemasan, yakni di tahun 1998 waktu banjir pesanan untuk diekspor. Aminah menceritakan saat itu kedatangan seorang pengc-pul yang memintanya menyiapkan ratusan lusin serok untuk dikirim ke luar negeri melalui jalur laut.

Mantan buruh tani itu tidak tahu pasti produk buatannya itu dikirim ke negara mana, karena dia hanya mengirim pesanan itu ke Pelabuhan Tanjungpriok untuk dikirim ke Batam. Peluang emas itu hanya bisa dinikmatinya beberapa kali saja karena keterbatasan tenaga kerja sehingga dia tidak sanggup memenuhi permintaan.

"Mintanya itu seratus lusin. Sempat keteteran karena nggak ada yang ngcrjainnya," ujar Aminah yang saat ini mengatakan peluang itu hilang.

Saat ini. Aminah hanya mengerjakan pesanan tiga agen di Bali Mester. Ketiga agen itu, kata Aminah menjadi pelanggan setia karena kualitas barang yang dikirimnya lumayan bagus. Karena itu barangnya tidak sampai lama menumpuk di gudang karena langsung terjual.

"Barang dari orang lain juga banyak yang lebih murah, tapi kalau untuk nyempitin gudang untuk apa? Makanya dia masih minta dikirimin karena barang kiriman saya berkualitas," ujar Aminah sedikit membanggakan produknya.

Thursday, January 23, 2014

Cara Mudah Membuat Layang Layang Pesawat Tempur Sendiri

Membuat Layang-Layang kali ini adalah cara membuat layang-layang yang sangat mudah dengan styrofoam, bentuknyapun sangat bagus karena berbentuk pesawat tempur yang sangat disukai anak-anak. Karena pada dasarnya seorang anak kecil memiliki imajinasi yang sangat luar biasa, mereka selalu melihat dan meraba sesuatu sesuai dengan imajinasinya. Jadi layang-layang pesawat tempur ini sangan cocok untuk anak laki-laki yang sesuai dengan imajinasi kebanyakan anak laki-laki.
Disamping cara membuat layang-layang sangat mudah juga sangat digemari kebanyakan anak, karena permainan tradisional ini sangat bagus dipandang dan asik dimainkan, apalagi layang-layang ini berbentuk pesawat tempur yang bagus dan mudah diterbangkan.


Membuat Layang-Layang

Layang-layang pesawat ini mudah diterbangkan karena terbuat dari bahan yang sangat ringan dan tidak membutuhkan angin besar, cukup sedikit angin saja anda bisa menerbangkan dan memainkan layang-layang ini, baiklah mari kita simak bersama-sama cara pembuatannya sebagai berikut :

Bahan-bahan:
1. Stryofoam tebal 1 cm
2. Penggaris
3. Pensil
4. Cat pewarna
5. Benang kasur
6. Pisau cutter


Langkah-Langkah pembuatan:
 
Ada 3 bagian dari layang-layang pesawat yang harus dibuat, yaitu: badan pesawat, sayap depan, dan sayap belakang.
a. Untuk badan pesawat berukuran 40 cm x 15 cm.
b. Untuk sayap depan berukuran 50 cm x 20 cm.
c. Untuk sayap belakang berukuran 18 cm x 8 cm.


Cara Pembuatan :

1. Buat gambar badan pesawat pada stryofoam berukuran 40 cm x 12 cm
2. Iris dan lubangi bagian tengah badan pesawat untuk tempat sayap sepanjang 15 cm.
3. Iris bagian ekor sepanjang 3 cm.
4. Iris bentuk badan pesawat menurut garis gambar menggunakan pisau cutter.




Membuat Layang-Layang

Cara membuat layang-layang diatas sangat mudahkan, sangat bagus dan unik juga menarik. untuk info lainnya di BERITA TERKINI yang banyak memberikan banyak informasi menarik terbaru, terupdate dan terkini yang diberikan kepada sobat semuanya selain cara Membuat Layang-Layang.

Wednesday, January 22, 2014

Contoh Desain Karakter Jamur Lucu


Info Contoh Desain Karakter Jamur Lucu 

  • Software Pembuat : Corel Draw 12 atau X2 
  • Platform : Microsoft Windows 
  • Jenis : Contoh Desain Karakter Jamur Lucu 
  • Format File : cdr Keunggulan :jamur coklat, jamur senyum, bentuk unik,desain kartun 

Jadwal Motogp 2012 di Trans 7

Jadwal Motogp 2012 di Trans 7 - Bagi kalian pecinta sejati balap MotoGP wajib untuk mengetahui jadwal Motogp 2012 terbaru, karena sebagai pecinta sejati Motogp tak mungkin melewatkan Balap Motogp yang semakin seru. Jadwal Motogp 2012 ini sudah ditayangkan sejak lama dan secara live di Trans 7. Apalagi kalau mempunyai jadwal lengkap akan memudahkan kita membuat jadwal menonton bareng motogp bersama teman-teman atau saudara. Karena bila melihat secara rame akan lebih seru dan menarik, apalagi setiap teman atau saudara kalian memiliki jagoan sendiri-sendiri akan membuat ketegangan dalam menonton semakin asyik.

Berikut secara detail dan lengkap Jadwal Motogp 2012 di Trans 7 yang diambil dari situs resmi trans 7 ( Bikin Betah ) :

Jadwal diatas dapat berubah sewaktu-waktu, silahkan kalian simpan jadwal motogp 2012 di trans 7 diatas untuk digunakan sebagai panduan menontonnya.

Untuk Daftar Pembalap MotoGP 2012 bisa dilihat di bawah ini :

 


Demikian ulasan mengenai kalender lengkap Jadwal Motogp 2012 di Trans 7 selamat menonton, semoga jagoan kalian bisa memenangkan Motogp di musim tahun 2012 ini.

Tuesday, January 21, 2014

Bulu Mata Palsu Pemanis Tampilan


Bulu mata palsu sebagai bagian dari ritual riasan wajah untuk menunjang penampilan, sebaiknya digunakan dengan hati hati, perhatikan aturan pakainya berikut ini ya:

* Selalu bersihkan area mata dengan pembersih bebas minyak atau make-up remover sebelum mengaplikasikan riasan apa pun termasuk bulu mata palsu. Kotoran, minyak yang menempel di kelopak mata bisa menyebabkan bulu mata palsu sulit menempel sempurna.

* Saat memakai bulu mata palsu pastikan Anda tidak dalam kondisi terburu-buru. Tujuannya agar bulu mata palsu menempel sempurna dan terlihat natural.

* Jangan terlalu banyak menggunakan lem saat mengaplikasikan bulu mata palsu untuk menghindari gumpalan.

* Setelah memakai bulu mata palsu, dalam 24 jam sebaiknya hindari mata dari kontak langsung dengan air terutama air hangat.

* Kalau ingin bulu mata palsu bertahan lebih lama hindari kebiasaan menggosok mata atau menyentuh bulu mata.

* Kalau tertidur saat pakai bulu mata palsu, sebaiknya jauhkan area mata dari bantal. Semakin tak bersentuhan dengan objek apa pun, bulu mata palsu akan bertahan lebih lama.

* Jangan regangkan mata saat mengaplikasikan bulu mata palsu karena hal ini akan mengurangi daya tempel lem dan membuat bulu mata palsu tak menyatu.